Ikan Hias Air Tawar yang Cocok Digunanan untuk Aquascape

Aquascape merupakan seni menata tanaman di dalam akuarium, di dalam aquascape tanaman menjadi konstruksi utamanya. Banyak jeni s dan tipe tanaman aquascape yang dapat digunakan untuk menata dan memperindah sebuah akuarium. Salah satu tanaman aquascape yang banyak digunakan adalah dari jenis java moss.

Disisi lain, untuk memperindah dan melengkapi aquascape, adanya ikan hias merupakan hal yang tidak bisa ditinggalkan. Akan tetapi, yang perlu diperhatikan adalah bahwa tidak semua ikan hias bisa dipelihara dan dijadikan sebagai pelengkap untuk memperindah aquascape. Ikan hias yang cocok untuk ditempatkan didalam aquascape adalah ikan hias yang mempunyai postur kecil dan tidak bersifat herbivora.

Untuk itu, perlu kiranya kita mengetahui jenis-jenis  ikan air tawar yang cocok dipelihara sebagai pelengkap dan penghias aquascape. Secara luas banyak sekali ikan hias air tawar yang berukuran kecil dan dapat digunakan sebagai pelengkap aquascape. Pada kesempatan kali ini akan kami bahas sebagian saja dimana secara umum, ikan hias ini dapat dikebangkan dan dibudidayakan dengan cara yang sederhana. Berikut ini adalah jenis-jenis ikan hias air tawar yang secara umum dapat dipelihara sebagai pendukung dan pelengkap aquascape.

1. Ikan Rainbow Bosemani (Melanotaenia boesemani)

Ikan rainbow merupakan jenis ikan hias air tawar yang sesuai untuk mengisi aquascape. Ikan rainbow merupakan ikan asli Indonesia yang berasal dari dari Papua dan menyebar ke sebagian daratan Sulawesi dan Australia. Sedikitnya terdapat 53 spesies ikan Rainbow yang tersebar di kawasan Papua, Australia, dan Sulawesi. Spesies ikan tersebut merupakan ikan endemik (hanya terdapat) di kawasan tersebut.

Warnya tubuh dari ikan rainbow sangat cocok untuk menambah nilai estetika aquascape, terlebih jika dipelihara secara berkelompok. Boesemani Rainbow jantan memiliki warna biru keunguan pada kepala, dada serta punggung sisi bagian depan, ekor dan punggung bagian belakang bewarna kuning cerah sampai orange tua. Ikan betina biasanya mempunyai warna yang kurang menarik, dengan warna condong keperakan di seluruh tubuhnya.

Di habitat aslinya, ikan rainbow merupakan jenis ikan pemakan detritus dan memakan berbagai jenis makanan, seperti cacing dan crustacea kecil. Didalam aquarium ikan rainbow dapat diberi makan berupa cacing sutra, daphnia, ataupun pelet.

2. Ikan Manfish

Selanjutnya, ikan yang sering dijadikan sebagai pelengkap aquascape adalah Ikan manfish (Pterophyllum scalare). Ikan ini merupakan salah satu ikan hias air tawar yang mempunyai tubuh yang indah, di kalangan para penghobi, ikan hias ini juga disebut ikan angelfish. Perangai ikan manfish kalem dan tenang, itu sebabnya disebut dengan angelfish.Manfish cocok untuk aquascape karena ikan hias ini tidak memakan tanaman.

Manfish memiliki bentuk tubuh pipih (gepeng) seperti bentuk anak panah.Sirip perut dan punggung membentang lebar kearah ekor sehingga nampak membentuk busur berwarna gelap transparan.Di bagian dadanya ada dua buah sirip yang panjangnya menjuntai sampai ke ekor. Dikalangan pembudidaya ikan hias, sirip dada yang berwarna keputihan ini diberi nama selempang alias dasi.

Tubuh ikan Manfish dibalut oleh warna dasar keperakan mengkilat sampai hijau keabuan. Pada kepala bagian atas tersapu warna cokelat kehitaman menyusur sampai ke punggung. Sementara warna kombinasinya adalah hitam kecokelatan yang memotong di tiga bagian yaitu bagian ekor, tengah, dan mata. Panjang tubuh maksimal antara 12-15 cm.

Dikarenakan ikan manfish mempunyai kebiasaan mengganggu ikan lain dengan cara menggigit menggigit siripnya, maka sebaiknya ikan ini tidak dicampur dengan ikan yang memiliki sirip panjang. Selain itu ikan hias yang ukuranya kecil juga disarankan jangan dipelihara denganya, karena ekor ekor ikan kecil bisa jadi sasaran manfish.

3. Ikan Neon Tetra (Paracheirondon innsi)

Ikan Neon Tetra adalah ikan hias air tawar yang berasal dari daerah Amazon, dekat perbatasan Peru. Di alam aslinya ikan ini bersifat omnivora.Warna tubuhnya sangat indah dan bercahaya dengan punggung hijau lembut, strip biru terang di sepanjang tubuh, perutnya putih dan antara pangkal ekor ke atas berwarna merah menyala serta sirip transparan.Ikan ini berukuran kecil, dengan panjang maksimal 3 cm, dan hidup berkelompok.

Ikan hias yang memiliki kombinasi warna biru, merah dan putih ini juga populer dipelihara di dalam aquascape, terlebih jika dipelihara dengan cara berkelompok.Ikan yang cantik ini memiliki umur yang panjang. Neon Tetra bisa hidup 5-10 tahun dengan perawatan yang baik.

Ikan neon tetra (Paracheirodon innesi) di alam bebas mendiami air yang bersuhu 26° C. Warnanya yang cantik menjadikan salah satu jenis ikan untuk akuarium yang populer.

4. Ikan Cardinal Tetra (Paracheirondon axelrodi)

Cardinal Tetra juga masih sekerabat dengan Neon Tetra, ukuranya yang kecil dan warnya yang terang akan menambah keindahan dari aquascape. Cardinal Tetra termasuk ikan yang agak susah untuk dipelihara karena sangat sensitif terhadap perubahan kualitas air. Cardinal Tetra (Paracheirodon axelrodi) adalah ikan hias air tawar dari keluarga Characidae dari ordo Characiformes.

Habitat ikan Cardinal tetra adalah asli dari sungai Orinoco ( sebuah sungai terbesar di Amerika Selatan ) dan Negro Rivers di Amerika Selatan.Panjang maksimal Cardinal Tetra adalah 3 cm (1,2 in) yang mana memiliki warna mencolok dengan karakteristik warna garis biru. Terkadang banyak penghobi bingung untuk membedakan ikan Cardinal Tetra dengan ikan Neon Tetra karena memang masih sekerabat.

Perbedaanya pada ikan Neon Tetra dan ikan Cardinal Tetra ini terletak pada warna merah, jika Neon Tetra warna merah hanya setengah dari panjang badanya.Sedangkan Cardinal Tetra memiliki bagian ventral berwarna merah terang dan garis biru warna-warni yang berjalan horizontal di sepanjang tubuhnya.

5. Ikan Guppy (Poecilia reticulata)

Ikan Guppy juga cocok dan populer dipelihara di aquascape. Secara reproduksi dan perkembangbiakan, ikan Guppy termasuk ikan yang sangat mudah untuk dipijahkan. Perawaannya juga mudah dan tidak rewel. Berbagai jenis Guppy dan warna coraknya yang beragam akan sangat cocok untuk memperindah aquascape, terlebih jika dipelihara dalam skala banyak (kelompok).

Guppy juga salah satu ikan hias air tawar yang mudah untuk dipelihara. Karena, ikan guppy mampu menyesuaikan di berbagai kondisi air.Disamping itu jenis makanan ikan Guppy juga tergolong mudah.

Ikan guppy dapat dikembangbiakan dengan cara masal maupun berpasangan. Jika dipijhkan dengan metode pemijahan masal, maka ikan Guppy dapat dipasangkan dengan perbandingan antara jantan dan betina 1:3. Untuk mendapatkan ikan Guppy yang berkualitas, maka ikan Guppy dapat dipijahkan secara berpasangan dalam akuarium dengan terlebih dahulu melakukan seleksi induk.

6. Ikan Black Molly (Poecillia spenops)

Black Molly (Poecilia sphenops) merupakan jenis ikan hias air tawar yang sangat langka di Indonesia karena habitat aslinya berasal Benua Amerika. Ikan Black molly banyak sekali ditemukan pada daerah Amerika Selatan dan Amerika Tengah, begitu juga terdapat dikawasan Venezuela Selatan hingga ke Meksiko di utara, juga ditemukan di beberapa pulau di Karibia.

Perkembangbiakan dan produksi ikan Black Molly sendiri sebetulnya sangat mudah. Black Molly dapat di pijahkan di dalam akuarium dengan perbandingan jantan da betina 1:3.

7. Ikan Platy Koral (Xiphophorus maculatus)

Ikan Platy termasuk ikan hias yang mempunyai banyak sekali varian dengan berbagai warna dan corak. Selain cocok dipelihara di aquascape ikan ini juga mudah dalam hal perawatnya. Ukuran tubuhnya bisa mencapai 12 cm dan bisa dicampur dalam aquascape dengan ikan hias lain yang memiliki sifat damai.

Ikan Platy dengan nama ilmiah Xiphophorus maculatus atau juga terkenal dengan sebutan moonfish merupakan ikan yang berasal dari keluarga Poecilidae. Ikan Platy Coral (Xiphophorus) berasalh dari bahasa Yunani Kuno (ksíphos), yang mempunyai arti 'semacam pedang yang bermata dua', dan (-hóros), yang berarti 'bantalan', dalam hal ini mengacu terhadap keberadaan gonopodium pada ikan Platy jantan.

8. Ikan Zebra Danio (Brachidanio rerio)

Ikan kecil berwarna cerah ini juga populer dipelihara di aquascape, maksimal tubuhnya hanya 3-4 cm. Ikan yang akrab juga dengan sebutan red zebra ini memiliki warna merah jambu dengan kombinasi garis garis putih yang halus memanjang dari kepala hingga ekor.

Pemberian pakan dalam merawatnya cukup mudah, red zebra bisa diberi pakan berupa cacing beku, cacing sutra, cacing kering, serta pellet halus.

9. Ikan Sumatra Barb

Ikan Sumatra atau Sumatra Barb (Puntius tetrazona) merupakan jenis ikan hias air tawar yang secara alami hidup dan tersebar di Semenanjung Malaya, termasuk Thailand, Sumatera dan Kalimantan. Di alam, ikan Sumatra hidup pada sungai-sungai yang berair dangkal dan berarus sedang.Ikan Sumatra juga didapati dirawa-rawa yang menandakan bahwa ikan ini mempunyai toleransi yang tinggi terhadap perubahan kualitas air.


Ikan Sumatra dapat berkebang dan hidup secara optimal pada suhu antara 20-260 C dan dengan pH antara 6-8. Ikan ini termasuk ikan yang tangkas dan cepat dalam berenang.Dalam jumlah yang kecil ikan ini dapat menjadi agresif dan menganggu ikan-ikan yang lainnya jika bersama-sama dalam akuarium.Di alam bebas ataupun dalam pemeliaraan yang baik, ikan Sumatra dapat bertahan hidup dan berumur hingga 6 tahun dengan ukuran panjang total hingga mencapai maksimal 8 cm.

Dikalangan penghobi ikan hias, ikan sumatra merupakan salah satu ikan hias yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi. Warna dasar tubuh ikan ini kuning muda hingga putih keperakan.Pada bagian punggungnya, ada semburat warna sawo matang kehijauan.Warna khas berupa empat buah garis hitam kebiruan yang memotong tubuhnya secara vertikal merupakan salah satu pemikat bagi penggemar ikan hias.Garis pertama memotong kepala melewati mata dan tutup insang. Garis kedua melewati sebelah bawah badan sampai bagian depan sirip punggung. Kemudian garis ketiga memotong samping sirip punggung hingga jari-jari sirip anal pertama.Sedangkan garis keempat menghiasi bagian pangkal ekor.

10. Ikan Rasbora

Rasbora juga populer dipelihara di aquascape, dan tentunya dengan warna dan karakternya akan menjadikan aquascape makin hidup. Rasbora juga salah satu ikan yang mempunyai banyak varian. Untuk memelihara ikan rasbora juga sebaiknya dalam kelompok bisa 8 hingga 10 ekor.

Salah satu ikan rasbora yang sedang naik daun adalah jenis Rasbora Galaxy. Di kalangan penghobi luar negeri, ikan ini terkenal dengan nama Celestrial Pearl Danio. Ikan Rasbora galaxy merupakan ikan hias air tawar yang berasal dari Danau Inle, Myanmar.
Previous
Next Post »

MarisaFood

MarisaFood
Produsen Olahan Ikan Air Tawar