![]() |
| One data KKP: Penyuluh perikanan melakukan pendataan produksi di poklahsar Prima Melati, 10 Maret 2017 |
Perjalanan ke lokasi pendataan produksi ditempuh dengan kendaraan roda dua lebih kurang selama 15 menit. Dengan dibekali kuesinoner saya mulai melakukan wawancara. Sebenarnya, selain melakukan pendataan, hal utama yang saya lakukan sesuai tupoksi adalah melakukan pembinaan kelompok. Pembinaan berkaitan dengan kelengkapan administrasi kelompok, terutama tentang ketertiban dalam mengisi buku produksi. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, he..he... Jadi tanpa di bekali kuesioner pendataan produksi, saya juga tetap melakukan kunjungan dan pembinaan sesuai jadwal.
Hal seperti inilah yang menurut saya terkadang tidak terpikirkan oleh sebagian penyuluh. Tugas tambahan sebagai "enumerator" dadakan terbayang sebagai tugas yang membebani, padahal jika ditilik, ini justru membantu tugas pokok kita sebagai penyuluh agar mempunyai alat kontrol yang jelas terhadap perkembangan kelompok binaannya.
Kelompok Prima Melati adalah salah satu Unit Pengolahan Ikan di wilayah kerja saya yang terpilih menjadi sampel untuk data produksi pengolahan. Walaupun secara angka produksinya tidak besar, tetapi patut untuk dibanggakan karena telah rutin melakukan kegiatan produksi dan pemasaran hasil perikanan. Dari kegiatan ini, anggota kelompok merasa terbantu dalam meningkatkan penghasilan keluarganya.
Secara administrasi, kelompok terlihat tertib dalam melaksanakan pencatatan, termasuk dalam hal ini pencatatan produksi. Jadi, ketika kuesioner diajukan tidak ada kendala dalam menjawabnya. Karena sudah tertib administrasi, pengisian kuesioner pendataan produksi tidak membutuhkan waktu yang lama, saya rasa hanya sekitar 20 menitan saja dengan wawancara mendalam. Cukup ringan memang jika kelompok yang kita bina telah melaksanakan tertib administrasi, semua tercatat dan terekam dengan rinci dalam buku. Sehingga tinggal memindahkan saja angka-angka tersebut ke dalam form kuesioner.
Sembari melakukan kegiatan pendataan, saya juga sempat melihat dan memeriksa dapur tempat produksi yang ada dibagian agak belakang ruang kantor. Disana ada beberapa siswa prakerin yang sedang memasak abon lele dengan dibimbing oleh salah satu anggota kelompok. Dusudut lain, beberapa orang lagi sedang mengemas abon lele yang telah masak.

ConversionConversion EmoticonEmoticon