Jenis-Jenis Tanaman untuk Aquascape

Bahwa tidak semua tanaman dapat digunakan untuk aquascape. Oleh karena itu pemahaman tentang jenis-jenis tanaman air yang bisa digunakan untuk aquascape sangat diperlukan, apalagi untuk pemula. Tujuan utama dari penempatan tanaman pada aquascape adalah sebagai salah satu komponen untuk menghias aquascape sekaligus dapat memberikan tempat berlindung bagi ikan hias yang akan dipelihara di dalam aquarium. Keberadaan tanaman di dalam aquascape akan memperkaya keindahan akuarium.

Tanaman yang bisa digunakan untuk aquascape ada banyak ragamnya. Secara umum,tanaman aquascape dapat dibedakan berdasarkan beberapa kategori antara lain berdasarkan kebutuhan CO2, berdasarkan tingkat kebutuhan cahaya, suhu dan pH, dan berdasarkan penempatanya di dalam akuarium.

Mengetahui jenis tanaman dan karekteristik tanaman yang akan digunakan untuk aquascape dapat meminimalisir kegagalan dalam membuat aquascape. Berikut adalah beberapa jenis tanaman air yang dapat digunakan untuk aquascape.

1. DWARF BABY TEARS (Hemianthus callitrichoides)


Hemianthus Callitrichoides mulai dikenalkan pada tahun 2000-an. Kini, pengunaan Dwarf Baby Tears sudah semakin meluas dan merupaka salah satu tanaman favorit sebagai penghias bagian dasar akuarium. Dwarf Baby Tears mempunyai daun yang kecil dan padat, tingkat pertumbuhan sedang dengan ketinggian yang rendah.

Dwarf Baby Tears dapat tumbuh dengan lebat memenuhi lantai akuarium. Suhu yang cocok untuk tanaman karpet aquscape ini berkisar pada 22-230 C. Sifat dari tanaman ini adalah tumbuh mengikuti arah cahaya sehingga perlu mendapatkan pencahayaan yang tinggi. Jadi, ketika Dwarf Baby Tears memperoleh pencahayaan yang kurang, maka tanaman ini akan tumbuh ke atas berusaha mencari sumber cahaya.

Pada kondisi pencahayaan yang baik dengan suplay karbondioksida terlarut cukup, dan substrat kaya nutrisi bisa memberikan hasil pertumbuhan terbaik.

2. HYGROPHILA POLYSPERMA


Hygrophila polysperma sudah banyak ditanam oleh para aquascaper selama bertahun-tahun untuk memberi hiasan dalam dalam akuarium. Tanaman ini sepertinya tidak telalu peduli terhadap intensitas cahaya, yang terpenting cahaya tetap ada meski intensitasnya rendah. Perawatannya mudah sehingga tanaman aquascape ini cocok untuk pemula.

Untuk keperluan CO2, nampaknya Hygrophila polysperma juga tidak terlalu menganggapnya kebutuhan yang penting. Jadi tidak heran bila banyak orang yang lebih menyukai untuk meletakkan Hygrophila Polysperma karena tanaman ini selain sangat dianjurkan untuk pemula, tetapi juga tidak menutut perlakuan khusus. Satu lagi, Hygrophila polysperma juga termasuk tanaman yang bisa hidup sebagian di atas permukaan air, dan sebagian terendam di dalam air (emersed).

3. JAVA MOSS


Java Moss (Taxiphyllum barbieri) merupakan tanaman dari keluarga Hypnaceae, berasal dari kawasan Asia Tenggara. Jenis tanaman aquascape java moss sangat familiar dikalangan aquascaper karena tergolong mudah dalam hal perawatannya. Tumbuh baik pada suhu 21-240 C.

Java Moss termasuk tipe tanaman yang tidak memerlukan banyak karbondioksida dan intensitas cahaya yang tinggi. Java Moss bisa tumbuh emersed di Kayu apung dan Batu. Fungsi utamanya adalah sebagai taman dasar akuarium dan dapat sebagai sumber makanan sekunder bagi ikan hias yang dipelihara.

4. ANUBIAS NANA


Anubas nana merupakan tanaman asli daerah tropis di Afrika Tengah dan Barat yang biasa tumbuh di sepanjang pinggir sungai. Jenis tanaman ini cocok untuk pemula karena temasuk mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan yang khusus.

Anubias nana mampu bertumbuh dengan tinggi hingga 15 cm dan daun dari tanaman ini berwarna hijau gelap, dapat bertahan dalam air bersuhu 22-280 C dengan pencahayaan menengah. Anubias nana dapat diletakkan di segala sudut akuarium sebagai tanaman midgroud. Karena fungsi utama dari Anubias adalah untuk menambah keindahan pada akuarium.

Termasuk tanaman yang tumbuh lambat dan daunnya dapat bertahan selama beberapa tahun. Jika ditanam dibawah atau dasar akuarium, akarnya diusahakan jangan sampai tetutup substrat karena akan membusuk.

5. WINDELOV (java fern)


Windelov adalah jenis tanaman aquascape dengan nama ilmiah Microsorum pteropus. Penamaan Windelov berasal dari founder Tropica Aquascape yakni Holge Windelov. Windelov mempunyai ujung yang bercabang dan bentuk yang unik sehingga banyak yang menjadikannya sebagai salah satu tanaman aquascape paling cantik di dunia.

Tanaman hias air Windelov bisa tumbuh tinggi mencapai 20 cm dengan lebar yang sama. Windelov merupakan salah satu tanaman aquascape untuk pemula ataupun para aquascaper yang sudah ahli karena mudah dalam segi perawatannya. Tanaman penghias akuarium yang satu ini juga mempunyai ketahanan diri yang kuat, terlebih bila diikat pada akar, kayu ranting, atau ditempel pada batu.

6. CABOMBA CAROLINIANA


Berasal dari Amerika Selatan, Cabomba caroliniana termasuk tumbuhan aquascape yang bisa menempati area midground dan background akuarium. Tingkat pertumbuhan tanaman bergenus Cabomba ini cukup cepat pada suhu 15-260 C. Cabomba caroliniana termasuk tanaman aquascape yang mudah perawatannya, kebutuhan cahayanya sedang – tinggi, serta tak perlu diinjeksi CO2 karena kebutuhannya sedikit.

7. ECHINODORUS TENELLUS


Tanaman aquascape Echinodorus tenellus dipakai untuk menghasilkan permadani hijau di dalam akuarium Anda. Tanaman dari kelompok Amazon Word ini akan tumbuh merambat dan menyebar hingga menyerupai rumput. Daun tanaman berukuran besar. Pertumbuhannya sedang, tapi bisa dipercepat dengan menginjeksi karbondioksida dan intensitas cahaya yang tinggi. Echinodorus Tenellus bisa hidup secara mandiri tanpa dinaungi oleh tanaman lain di dalam akuarium.

8. ELATINE TRIANDRA

Tanaman hias akuarium yang berasal dari Amerika Serikat dan Kanada ini merupakan carpet plant yang pada alam bebas biasanya ditemukan di area-area perairan yang berlumpur. Bagi Anda yang masih pemula, sebaiknya tidak menanam Elatine Triandra karena tanaman ini tergolong tanaman yang sulit perawatannya, memerlukan pencahayaan tinggi, dan nutrisi berlimpah.

9. HYDROCOTYLE LEUCOCEPHALA


Hydrocotyle Leucocephala menjadi tanaman aquascape yang kali pertama ditemukan di kawasan Amerika Selatan. Selain menjadi tanaman aquascape, ia juga banyak tumbuh di kolam dan paludarium. Tanaman yang bisa hidup pada habitat basah dan cukup berawa ini mempunyai daya tahan yang kuat, pertumbuhannya sangat cepat menghasilkan daun hijau berbentuk bulat yang indah. Keberadaannya akan mengisi ruang kosong pada akuarium sekaligus menambah nilai estetika dalam akuarium Anda.

10. DIDIPLIS DIANDRA


Didiplis Diandra biasa dijadikan tanaman aquascape untuk midground. Meskipun tanaman ini menghasilkan bentuk daun yang unik dan menarik perhatian, namun perawatannya tergolong sulit sehingga kurang cocok bagi pemula. Dirinya termasuk tanaman yang hidup secara emersed. Pada saat tumbuh di atas permukaan air, Didiplis Diandra akan memproduksi bunga.

11. EGERIA DENSA


Egeria Densa merupakan salah satu tanaman aquascape yang cukup populer yang banyak ditanam di dalam akuarium ataupun kolam. Tanaman air yang satu ini berasal dari Argentina, Brasil, dan Uruguay. Egeria Densa bisa hidup secara bergerombol sehingga menghasilkan sebuah hamparan hijau yang luas. Tanaman ini sangat direkomendasikan untuk para pemula di bidang aquascape karena selain mudah dalam segi perawatan, Egeria Densa juga bisa diperoleh dengan harga yang tidak terlalu mahal.

12. BACOPA SP COLORATA


Jenis tanaman aquascape yang lainnya adalah Bacopa sp Colorata yang belum diketahui darimana asalnya. Nama umum dari tanaman ini adalah Bacopa Pink, merupakan tanaman yang bisa diletakkan di area tengah akuarium dengan kebutuhan cahaya dan karbondioksida yang sedang. Bacopa sp Colorata mempunyai daun berwarna merah sehingga bisa memperkaya warna pada akuarium Anda yang biasanya didominasi dengan tanaman aquascape dengan daun warna hijau.

Referensi:
http://tanamtanaman.com/jenis-tanaman-aquascape/
http://www.aquascapeindo.com/9-tanaman-aquascape-terbaik-untuk-pemula.html#
https://bacaterus.com/jenis-tanaman-aquascape/ 
Previous
Next Post »

MarisaFood

MarisaFood
Produsen Olahan Ikan Air Tawar